News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

Kemungkinan PBB dan Hanura Koalisi karena Perindo?

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) dideklarasikan dihadapan ribuan simpatisan di Istora Senayan Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2013). Ormas ini dideklarasikan oleh pemilik MNC grup yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo,ahli hukum Yusril Ihza Mahendra dan mantan Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq, dengan membacakan manifesto politik. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga Petinggi partai politik berkumpul dalam suatu organisasi massa boleh dibilang jarang terjadi di Indonesia.

Mereka adalah Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, dan Ketua Dewan Pertimbangan Hanura Hary Tanoesoedibjo.

Aktif di Perindo, PBB dan Hanura bisa saja berkoalisi saat Pemilu 2014 dengan asumsi putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan gugatan PBB.

Perindo memang bukan partai politik. Tapi, Perindo memiliki massa yang bisa mendongkel perolehan suara kedua partai.

"Perindo yang memimpin pak Hary Tanoe. Beliau juga menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura. Saya Ketua Umum Partai Hanura. Tapi juga Ketua Dewan Pembina Perindo. Dari situ kan kita tahu kita punya arah perjuangan yang sama," ujar Wiranto, di Royal Hotel Kuningan, Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Bagaimana dengan hubungan ke PBB? Wiranto pun tidak menutup peluang koalisi.

"Bisa saja. Bisa saja," ujarnya sembari tertawa.

Sebelumnya, Yusril hanya memasrahkan kepada massa Perindo memilih siapa. Menurutnya, tak jadi soal jika Perindo ada yang memilih PBB atau Hanura.

"Perindo dukung Hanura silahkan, Dukung PBB silahkan," kata Yusril juga dengan tertawa di tempat terpisah.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini