TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga Petinggi partai politik berkumpul dalam suatu organisasi massa boleh dibilang jarang terjadi di Indonesia.
Mereka adalah Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, dan Ketua Dewan Pertimbangan Hanura Hary Tanoesoedibjo.
Aktif di Perindo, PBB dan Hanura bisa saja berkoalisi saat Pemilu 2014 dengan asumsi putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan gugatan PBB.
Perindo memang bukan partai politik. Tapi, Perindo memiliki massa yang bisa mendongkel perolehan suara kedua partai.
"Perindo yang memimpin pak Hary Tanoe. Beliau juga menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura. Saya Ketua Umum Partai Hanura. Tapi juga Ketua Dewan Pembina Perindo. Dari situ kan kita tahu kita punya arah perjuangan yang sama," ujar Wiranto, di Royal Hotel Kuningan, Jakarta, Jumat (8/3/2013).
Bagaimana dengan hubungan ke PBB? Wiranto pun tidak menutup peluang koalisi.
"Bisa saja. Bisa saja," ujarnya sembari tertawa.
Sebelumnya, Yusril hanya memasrahkan kepada massa Perindo memilih siapa. Menurutnya, tak jadi soal jika Perindo ada yang memilih PBB atau Hanura.
"Perindo dukung Hanura silahkan, Dukung PBB silahkan," kata Yusril juga dengan tertawa di tempat terpisah.
Klik:
Baca tanpa iklan