Sebelumnya, Ketua Tim Investigasi TNI AD, Brigjen Unggul K Yudhoyono mengungkapkan, tindakan yang dilakukan 11 anggota Kopassus dilandasi jiwa Korsa. Jiwa itu adalah untuk membela kehormatan kesatuan.
Penyerangan Lapas Sleman terjadi pada Sabtu 23 Maret sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku diketahui membawa senjata dan mencari empat tersangka yang ditahan akibat kasus pengeroyokan anggota Kopassus Sertu Santoso hingga tewas. Empat tahanan tewas dengan luka tembakan, yakni Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi, dan Johan. (*)
Baca tanpa iklan