"Tidak ada timbal balik yang kami dapat. Kami bantu cuma-cuma untuk masyarakat," ujarnya.
Pasalnya, sambung Yanto, Rusli saat itu juga meminta hal serupa kepada sejumlah perusahaan lainnya.
"Banyak perusahaan juga yang terlibat bukan hanya kami," ujarnya.
Ditanyai terpisah, Juru Bicara KPK membenarkan jika pemeriksaan pihak Chevron terkait kasus PON Riau. Namun, dirinya mengaku tidak tahu materi apa yang sedang digali penyidik dengan memanggil pihak Chevron.
Baca tanpa iklan