News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BNN Tangkap Danlanal Semarang

Sabu-sabu Tamatkan Karir Kolonel Antar Setia Budi

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi sabu-sabu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio mencopot jabatan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang,  Kolonel Antar Setia Budi karena tertangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) mengonsumsi sabu.

"Yang bersangkutan sudah resmi dicopot karena melanggar. Narkoba itu pelanggaran berat. Dengan kejaddian kemarin, langsung diminta pencopotan oleh Kasal untuk yang bersangkutan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal),  Laksamana Untung Surapati, saat dihubungi Tribun, Rabu (30/4/2013) kemarin.

Pengganti Antar adalah Kolonel Rahmawanto. "Dia junior 4 tahun di bawah yang bersangkutan. Saya tadi sudah temui teman-teman seangkatan dia (Antar), teman-temannya enggak ada yang tahu kalau dia pengguna," ujarnya.

Menurut Untung, Kasal sangat terkejut dan kecewa dengan kelakuan anak buahnya itu. Apalagi, Antar adalah seorang komandan pangkalan.

Kolonel Antar Setia Budi ditangkap petugas BNN saat pengintaian dan penggerebekan oknum anggota Direktorat Intelkam Polda Jateng, Brigadir Rahmat Sutopo, di Hotel Ciputra, Semarang, pada Senin (29/4) dini hari.

Sejauh ini, BNN hanya mendekteksi Antar sebagai pengguna lama sabu. Karena Antar adalah anggota TNI AL, BNN menyerahkan proses hukumnya kepada Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).

Menurut Untung, pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai motif dan latar belakang Antar menjadi pecandu narkoba. Yang diketahui, Antar sudah mengonsumsi narkoba sejak 1994.

"Informasinya dari BNN dia pakai mulai 94. Angkatan Laut enggak tahu itu. Kalau tahu pasti ditangkap, enggak mungkin dibiarkan. Yah, dia termasuk rapi, kami juga 'kecolongan' karena dia prestasai bagus, tapi rapi simpan kelakuan sebenarnya. Waktu tahun 1994 itu, dia pangkatnya kira-kira masih kapten," ungkap Untung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini