TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad tiba-tiba muncul saat proses persidangan terdakwa Irjen Pol Djoko Susilo digelar. Dia datang ditemani Direktur Penuntutan KPK, Ranu Mihardja.
Kedatangan Abraham sempat membuat ruang sidang menjadi gaduh. Banyak jurnalis foto dan video yang mengabadikan momen Abraham mengenakan jas abu-abu dan duduk di kursi baris pertama pengunjung sidang itu.
Kehadiran Abraham juga dinilai mengganggu persidangan oleh dua anggota Penasihat Hukum Djoko, Juniver Girsang dan Teuku Nasrullah.
"Ini ada apa kok jadi mengganggu persidangan majelis. Saya minta diberikan waktu untuk mengambil foto barangkali," kata Juniver dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (12/7).
"Iya majelis sebaiknya diberi waktu buat teman wartawan mengambil foto dulu," ujar Nasrullah.
"Oke kita skors dulu lima menit buat ambil foto," kata Hakim Ketua Suhartoyo.
Setelah itu, sidang kembali berjalan dengan mendengarkan keterangan dari mantan Sekretaris Pribadi Djoko Susilo, Benita Pratiwi, Wasis Tripambudi, Mudjiharjo, dan Sudiyono.
Untuk diketahui, pada hari ini Jaksa juga berencana memanggil lima penyidik KPK untuk bersaksi. Satu di antaranya yakni Ketua Satgas kasus simulator SIM, Novel Baswedan.