News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ledakan di Cirendeu

Komisi III DPR: Indonesia Lama-lama jadi Negara Koboi

Penulis: Ferdinand Waskita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim Puslabfor Polri dan INAFIS Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pelemparan granat di depan rumah seorang pengusaha, Pola Winson, di Kompleks Bali View, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (27/9/2013). Polisi masih penyelidikan peristiwa itu tetapi dugaan sementara kejadian tersebut merupakan teror personal kepada Direktur PT Kertas Nusantara tersebut. Warta Kota/Adhy Kelana

Laporan Wartawan Tribunnews.com Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian diminta segera mengungkap kasus pelemparan granat ke rumah pengusaha Pola Winson, Tangerang Selatan.

Kalau tidak, Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika mengkhawatirkan Indonesia bakal menjadi "negeri koboi" karena warganya main hakim sendiri untuk menuntaskan berbagai persoalan.

"Polisi harus segera menjawab ini. Kalau dibiarkan negara kita bisa lama-lama menjadi negeri koboi. Dar der dor disana sini tanpa bisa diungkap pelakunya," kata Pasek, Minggu (29/9/2013).

Pasek menuturkan, dirinya khawatir motif tersembunyi dalam peristiwa tersebut tak terungkap kepada masyarakat. Alhasil, masyarakat tak lagi percaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat legalnya.

"Jangan sampai rakyat harus mengamankan dirinya sendiri, dengan caranya sendiri. Itu jadi negeri koboi jadinya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, ledakan terjadi di rumah seorang pengusaha bernama Pola Winson, Jumat (27/9/2013) pukul 03.30 wib, di Tamansari View Jalan Kintamani Blok C1 Nomor 18 Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Untuk diketahui, Pola Winson merupakan seorang pengusaha kelahiran Medan, 27 September 1968 silam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, penyidik tengah memeriksa keterangan dari para saksi, baik tetangga maupun keluarga Pola Winson untuk mengetahui motif dan profil pelaku.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini