News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penangkapan Terduga Teroris

Polisi: 10 Teroris Terlibat Baku Tembak di Poso

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi dengan senjata lengkap bersiaga di ujung Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (7/11/2012). Sebanyak 200 personel gabungan TNI Polri selama tiga hari menyisir pegunungan Kalora untuk mencari sejumlah terduga teroris dan bahan-bahan peledak yang diduga masih disembunyikan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam peristiwa baku tembak dengan Tim Bravo Brimob Polda Sulawesi Tengah diperkirakan lebih dari 10 orang teroris ikut terlibat. Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2014).

"Berdasarkan dari perlawanan, pergerakan yang ditunjukan diestimasikan 10 orang," katanya.

Sementara untuk terduga teroris yang melarikan diri dalam baku tembak tersebut saat ini masih dilakukan penyisiran oleh pihak kepolisan.

"Terus diupayakan penyisiran, tidak boleh dibiarkan aktivitas mereka mengancam masyarakat. Bagaimana mempersempit ruang gerak mereka kalau perlu ditangkap hidup-hidup," katanya.

Dalam peristiwa yang terjadi Kamis (6/2/2014) satu anggota Brimob tewas diterjang peluru kelompok teroris atas nama Bharada Putu Satria Wibawa. Sementara dua terduga teroris tewas. Satu orang atas nama Fandi dan satu lagi masih dalam proses identifikasi.

Boy mengatakan bahwa kelompok bersenjata yang terlibat baku tembak dengan anggota brimob merupakan teroris yang selama ini sering melakukan pelatihan teroris di wilayah Gunung Biru di bawah pimpinan Santoso.

"Jadi memang ini adalah kelompok-kelompok yang melakukan pelatihan di Gunung Biru, Poso Pesisir yang selama ini beberapa bulan terakhir dan tahun lalu, sebenernya sudah teridentifikasi, tapi kan mereka pindah-pindah tidak statis di satu lokasi demi mencari posisi yang aman," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini