News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ruhut Sitompul Yakin SBY Dengarkan Keberatan KPK

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul (tengah)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Partai Demokrat mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang keberatan atas pembahasan RUU KUHP dan KUHAP. Menurut Ruhut momentum pembahasan saat ini kurang tepat.

"Aku dukung Abraham Samad, penyelidikan dan penyidikan harus digabung. Kenapa setelah begini, sekarang ganggu KPK, nyatanya kinernya bagus. Kalau penyidikan dan penyelidikan dipisah bahaya," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/2/2014).

Ruhut mengakui UU tersebut merupakan karya terbaik ahli hukum yang juga melibatkan Ketua Mahkamah Agung dan Jaksa Agung. Ia mengatakan dalam ratusan pasal tersebut jangan difokuskan pada penanganan hukum KPK.

"Karena berseberangan itu salah, KPK harus dikuatkan. KPK itu seperti anak gadis yang dicintai semua orang," tutur Ruhut.

Ia mengatakan bila di institusi kepolisian maupun kejaksaan menggunakan praduga tak bersalah maka berbeda dengan KPK. Komisi tersebut melakukan penyelidikan sejak lama terhadap kasus tertentu. Kemudian mulai disadap. "Penyidikannya menunggu tangkap tangan," katanya.

Anggota Komisi III DPR itu mengaku akan berbicara dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai surat keberatan yang diajukan KPK.

"Pak SBY, aku yakin siap mendengarkan," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini