News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jika PNS Bisa Mencoblos, Mengapa TNI/Polri Tidak?

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) A Faridz Washington memimpin apel kesiapan prajurit Marinir Wilayah Timur dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2014 di lapangan apel Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Selasa (11/03/2014).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai Undang-Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah diberikan hak untuk memilih dalam Pemilu. Hanya saja, PNS tidak dibenarkan ikut dalam politik praktis.

Sementara itu, TNI/Polri tidak diperbolehkan menggunakan hak memilih atau dipilih selama yang bersangkutan masih anggota aktif.

Pakar Hukum Tata Negara, Saldi Isra, menegaskan ketentuan tersebut merupakan pilihan politik hukum Indonesia.

"Pilihan politik hukum kita kan begitu. Mereka (TNI/Polri) dianggap kelompok yang tidak boleh terdistribusi dalam faksi-faksi partai," ujar Saldi saat acara bedah bukuĀ  'Demokrasi dan Pemilu di Indonesia' di Ruang Auditorium Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (11/3/2014).

Menurut Saldi, ketentuan tersebut bisa saja diubah di masa yang akan datang, karena dianggap anggota TNI/Polri kehilangan hak dan dibandingkan dengan ketentuan dalam UUD 1945. "Kita tidak tahu ke depannya. Tapi politik hukum kita di sana sekarang," ujar Saldi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini