News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi Klaim Bertindak Cepat Usut Kebakaran Hutan di Riau

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan lahan yang terbakar di Jalan Pesisir Gang Rumbio Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Kamis (27/2/2014). Menurut data BMKG Pusat melalui satelit Terra dan Aqua, titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau mulai menurun yakni 137 hotspot. (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepolisian bergerak cepat dalam mengusut para pelaku pembakaran hutan di Riau. Sementara Polri mengatakan sudah bergerak sebelum ada seruan dari presiden tersebut.

"Memang semua tanggung jawab yang diberikan oleh negara kepada polri, termasuk juga atensi dari bapak presiden kepada kami, itu merupakan perintah. Namun demikian, hal ini sudah kita lakukan sebelum beliau memerintahkan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2014).

Menurutnya Kapolri sudah memberikan atensi terlebih dahulu. Hal tersebut dibuktikan dengan jajarannya sudah melakukan proses lebih awal dengan menangani 30 kasus pembakaran hutan di Riau.

"Untuk kecepatan tentunya tergantung pada banyak faktor. Kelengkapan alat bukti, kemudian keterangan pihak-pihak yang kita perlukan, termasuk dukungan-dukungan informasi yang perlu kita miliki sehingga proses ini lebih cepat," ungkapnya.

Agus mengatakan, Kepolisian terus melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan. Bagaimanapun proses penanganan perkara tindak pidana umum meliputi penyidikan yang dilakukan kepolisian selanjutnya dilimpahkan kepada pihak kejaksaan, sampai akhirnya di pengadilan.

"Ini menjadi perhatian kita, dan terus akan kita tingkatkan pelaksanaan tugas Polri khususnya dalam rangka mencegah terjadinya pelanggaran maupun kejahatan di bidang kehutanan ini," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini