News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Satinah Divonis Hukuman Mati

Soal Diyat Satinah, Pemerintah Sudah Kalah

Penulis: Yulis Sulistyawan
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nur Afriani (tengah) putri TKI terancam hukuman pancung di Arab Saudi, Satinah mendapatkan bantuan dari Bupati Semarang Mundjirin (kanan) saat dilaksanakan Mujahadah di kediamannya di Dusun Mrunten, Kelurahan Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (2/4/2014) malam. Sejumlah warga menggelar doa bersama untuk keselamatan Satinah agar terlepas dari hukuman pancung yang dijatuhkan oleh pemerintah Arab Saudi. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

Dalam konsep diyat hubungan antara pelaku kejahatan dan keluarga korban merupakan hubungan kontraktual. Dalam konsep tersebut tidak seharusnya pemerintah mengambil peran.

Dengan membayar diyat maka pemerintah telah menumbuh-suburkan komersialisasi diyat dengan mafianya. Bahkan pemerintah seolah mengambil jalan pintas dan mudah bagi pembebasan Satinah.

Padahal orang bersalah meski derajatnya sangat rendah, seharusnya tetap menjalani hukuman. Dengan pembayaran diyat maka seolah kejahatan yang pernah dilakukan serta merta hapus. Pemerintah telah kalah dengan tuntutan pemeras.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini