TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahasiswa Universitas Budi Luhur kembali mengharumkan nama Indonesia dikancah International dengan mengikuti kompetisi MOS World Championship 2014, yang diikuti perwakilan 52 negara di dunia bertempat di Anaheim California USA yang berlangsung 28 – 30 Juli 2014.
Mahasiswa Universitas Budi Luhur yang mewakili Delegasi dari Indonesia hanya mengirim 2 orang tahun ini untuk mengikuti kompetisi MOS dengan kategori MS Word 2010 (Fauzia Laraswati) dan MS PowerPoint 2010 (Marsya Ramdon) mereka adalah mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur . Kedua peserta ini melalui proses seleksi untuk sertifikasi di Universitas Budi Luhur. Dari Score (hasil Ujian) yang masuk ke data Certiport. Keduanya masuk kategori Top Scorer.
Tahun ini peserta mencapai jumlah 480 siswa, datang dari 52 negara. Namun yang menjadi momen bersejarah adalah untuk pertama kalinya Indonesia mengikuti kompetisi bergengsi yang merupakan event tahunan ini dan mahasiswa FTI Universitas Budi Luhur Marsha dan Fauzia yang terpilih mewakili Negara Indonesia.
Ada 6 kategori yang dilombakan untuk Microsoft Office Specialist pada perlombaan tahun ini, yaitu sebagai berikut: 1.MOS untuk MS Word 2007, 2. MOS untuk MS Excel 2007, 3.MOS untuk MS PowerPoint 2007, 4.MOS untuk MS Word 2010, 5.MOS untuk MS Excel 2010, 6. MOS untuk MS PowerPoint 2010 Deputi Rektor Bidang Akademik UBL, Dr.Wendi Usino menjelaskan,
"Delegasi dari Indonesia yang diwakili kampus Budi Luhur sangatlah bersyukur dikarenakan mereka mendapatkan dukungan ekstra dari Warga Indonesia yang tinggal dan berkarir di kawasan Los Angeles, California yang kebetulan juga adalah alumni Universitas Budi Luhur."
Diantara suporter itu adalah Mila Muhammad, Alumni angkatan tahun 1985, Frida Augur, Alumni angkatan 1983 dan Novembrin Rajaguguk, Alumni angkatan 1993.
Sebenarnya ada belasan alumni Universitas Budi Luhur yang berkarir di Los Angeles dan sekitarnya, tapi berhubung lomba dilaksanakan pada hari kerja, maka sebagian besar dari mereka tidak bisa hadir secara langsung untuk mendukung adik-adiknya berlomba membawa nama bangsa dan almamater.
Tapi bagi Mila, Frida dan Novi, walaupun hari itu adalah hari pertama Idul Fitri untuk di AS, tidak mengurangi semangat mereka untuk datang ke lokasi pertandingan dan memberikan dukungan penuh bagi kedua peserta yang mewakili Republik Indonesia.
Walaupun Indonesia saat ini belum mencapai posisi di Top 3, tetapi dengan pencapaian posisi Top 20 yang diraihnya pada keikut sertaan yang pertama kalinya pada kejuaraan dunia tersebut, serta dengan persiapan dan pengalaman yang sangat minim, capaian tersebut layak dihargai dan sudah bisa dijadikan kebanggaan tersendiri, karena sudah bisa masuk kualifikasi dan berpartisipasi dalam ajang kompetisi tingkat dunia.
MOS (Microsoft Office Specialist) adalah suatu program sertifikasi yang dimiliki oleh Microsoft dan dibangun secara resmi oleh pihak Certiport Inc., sebagai satu-satunya “Official Certification” untuk memvalidasi kemampuan seseorang dalam memanfaatkan program aplikasi yang ada didalam Microsoft Office.
Kompetisi Dunia untuk MOS
Sudah lebih dari 5 tahun pihak Certiport sebagai Pengembang ujian MOS mengadakan kompetisi dunia untuk meningkatkan minat serta apresiasi masyarakat dunia terutama generasi muda (usia sekolah) dalam memanfaatkan MOS sebagai alat yang bisa meningkatkan “Nilai Jual” seseorang dihadapan para pencari tenaga kerja.
Di Indonesia, program MOS ini baru secara resmi masuk di Indonesia melalui distributornya sejak 2010. Hal ini dilihat sebagai sesuatu yang baru pada saat itu dimana banyak dari masyarakat di Indonesia yang belum memahami konsep serta manfaat dari sertifikasi MOS.
Menurut keterangan Dr. Wendi Usino,MSc. diharapkan tahun 2015, delegasi Indonesia akan mengalami peningkatan dari jumlah peserta yang mewakili Indonesia maupun prestasi yang dicapai. Hal ini sudah direncanakan oleh pihak UBL dan pihak perwakilan Certiport di Indonesia yaitu PT CLA. Untuk mengadakan kompetisi tingkat Nasional, dimana acara kompetisi Final untuk tingkat Nasional akan berlangsung di kampus UBL.
Dengan harapan, melalui proses seleksi yang lebih luas sampai ke tingkat Nasional, serta lebih komprehensif, maka diharapkan tahun 2015 Indonesia mampu merebut medali di MOS World Championship 2015, yang akan diadakan di Dallas, Texas.
Upaya ini dilakukan oleh UBL dalam rangka mempersiapkan pemuda-pemudi Indonesia agar memiliki kompetensi yang disertifikasi dan mampu bersaing untuk memasuki pasar kerja dunia dan Asean Economic Community khususnya yang akan diresmikan pada tahun 2015, dengan menggandeng perusahaan-perusahaan terkait, yang ingin berpartisipasi aktif dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing secara global. (tb)
Baca tanpa iklan