News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

RUU Pilkada

JK Mengaku Tidak Khawatir Pemerintah Dikepung

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Maruarar Sirait (atas, tengah, membelakangi lensa) mendekati pimpinan sidang, Priyo Budi Santoso (dua kiri) saat sidang paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2014). Fraksi-fraksi di DPR harus melakukan lobi untuk menentukan voting pengesahan RUU Pilkada dengan pilihan Pilkada langsung atau Pilkada melalui DPRD. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden terpilih, Jusuf Kalla (JK), mengaku tidak khawatir pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - JK nantinya akan dikepung oleh kepala daerah pendukung Koalisi Merah Putih (KMP), pascadisahkannya Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Kepada wartawan usai menghadiri acara Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) dan pembekalan anggota DPRD dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), di hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014.

"Koalisi di pusat dan di daerah itu berbeda. Satu partai saja bisa pecah, apalagi beda partai," katanya.

Dini hari tadi DPR akhirnya mengesahkan RUU Pilkada yang mengatur soal pemilihan Wali Kota dan Bupati melalui DPRD. Pendukung RUU tersebut adalah Koalisi Merah Putih (KMP) yang memiliki suara lebih banyak di parlemen, sedangkan koalisi Jokowi - JK yang suaranya lebih sedikit RUU tersebut.

JK mengaku tidak percaya kandidat yang didukung KMP akan lebih mudah memenangkan pemilihan, dibandingkan kandidat yang didukung koalisi Jokowi - JK.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memutuskan apakah koalisi Jokowi - JK masih akan membukakan pintu untuk partai pendukung RUU Pilkada seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN), mau pun Partai Demokrat yang memutuskan untuk Walk Out.

"Nanti lah itu dibicarakan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini