News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wapres: Usia 10 Tahun untuk DPD Itu Masih Sangat Belia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono didampingi istri serta Direktur Utama Bank BRI, Sofyan Basyir melepas ribuan peserta lomba lari Independence Day Run 2014 di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (31/8/204). Lomba lari ini untuk memperingati HUT Ke-69 Kemerdekaan RI yang diikuti sebanyak 45 ribu peserta untuk dua kategori, yaitu 17 kilometer dan 8 kilometer. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Boediono menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masih harus melakukan perjalanan panjang dalam ketatanegaraan. Usia yang menginjak 10 tahun dianggapnya masih sangat belia.

"Sepuluh tahun umur suatu institusi itu masih sangat pendek, masih sangat belia. Institusi harusnya melaksanakan perjalanan panjang, sebagai bagian dari perjalanan hidupnya," kata Boediono saat sambutan di acara 'Satu Dasawarsa DPD RI'di Nusantara IV, komplek Parlemen, Jakarta, Senin(29/9/2014).

Institusi DPD RI lanjut Boediono yang baru berumur 10 tahun, menurutnya masih harus berkembang ke arah yang lebih baik dan pembangunan tersebut harus direncanakan dengan baik pula.

Ia mengatakan suatu negara bisa maju karena sukses membangun tata negara yang baik, dan di Indonesia hal itu salah satunya bisa dilakukan dengan terus memperkuat lembaga DPD RI. Gagasan itu ia kutip dari peneliti bernama Francis Fukuyama.

"Saya bukan politikus, tapi lama-lama saya percaya, suksesnya suatu bangsa itu tatanan politiknya," katanya.

Dalam kesempatan itu Boediono juga menyinggung bahwa seluruh institusi negara bermuara pada proses politik, begitu pun aturan-aturan umum yang berlaku di negri. Dengan demikian penguatan DPD merupakan langkah awal dari perbaikan semua lembaha dan aturan-aturan tersebut.

"DPD dan lembaga yang lain, kalau kita mau kita tingkatkan kuantitasnya," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini