News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabinet Jokowi JK

Menhan: Indonesia Butuh Alutsista Modern

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, melihat produksi bom di PT SARI BAHARI, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (12/12/2014). PT SARI BAHARI Malang yang telah memproduksi lima jenis Alutsista pesawat akan mengembangkan produksi rudal pada tahun 2015. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menilai Indonesia memerlukan pembangunan pertahanan yang tangguh untuk keamanan nasional. Begitu juga untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

"Dengan pertahanan yang kuat, bangsa bisa mandiri di bidang ekonomi, amankan sumber daya maritim, berdaulat pangan di laut, pengembangan infrastruktur maritim dan kekuatan pertahanan maritim sesuai poros maritim presiden Jokowi," kata Ryamizard saat rapat pimpinan kementerian pertahan di kantornya, Rabu (17/12/2014)

Merealisasikan itu, menurut mantan Kepala Staff Angkatan Darat ini Indonesia butuh alutsista yang canggih dan modern. Meski begitu, kata Ryamizard pembangunan pertahanan negara tidak hanya membangun indutri pertahanan, melainkan bersinergi dengan pertahanan nirmiliter yang bersifat non fisik sebagai wujud kesemestaan.

"Dari aspek non fisik juga perlu terus dibangun kesadaran bela negara yang kokoh bagi prajurit dan sipil. Revitaliasi pancasila dan wawasan kebangsaan harus terus dibina," kata Ryamizard.

Ryamizard menambahkan, kebijakan pertahanan negara tahun 2015 nanti akan diarahkan pada pencapaian pembangunan sistem pertahanan negara berkelanjutan, yang didukung industri pertahanan dan maritim. Sehingga pencapaian negara yang tangguh dapat terealisasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini