News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Kapolri

Konflik Jokowi-PDIP Semakin Parah Jika Tidak Lantik Komjen Budi

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) dan Wapres Jusuf Kalla memberikan keterangan pers seusai sesi foto bersama Bupati dan Walikota wilayah Jawa dan Maluku di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/2/2015). Presiden menyatakan akan mengambil keputusan secepatnya terkait polemik pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. WARTA KOTA / ALEX SUBAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik dari Populi Center Nico Harjanto melihat ada kemungkinan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bisa pecah jika Presiden Joko Widodo tidak lantik Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri.

"Ini bisa berantem. Konflik Presiden dan koalisi terutama PDIP, saya yakin akan berlanjut terus, akan terjadi lagi. Karena PDIP merasa keinginan politik tidak diakomodasi Presiden," ujar Nico di Gado-gado Boplo Menteng, Jakarta, Sabtu (14/2/2015).

Nico mengatakan isu reshuffle atau pergantian menteri dalam Kabinet Kerja termasuk upaya PDI Perjuangan untuk bisa memberikan menyuarakan keinginan Partai kepada Presiden.

Sebab, Nico melihat posisi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto yang dianggap bisa mewakili suara PDI Perjuangan itu tidak bisa melakukan perannya.

"Yang direshuffle Seskab Andi dan Menteri BUMN Rini karena mereka dianggap pengkhianat, brutus, menghalang-halangi PDIP ke Jokowi. Kalau itu tidak diakomodasi tentu akan ada konflik lebih lanjut antara Presiden dan PDIP," kata Nico.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini