News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hukuman Mati

Hubungan Indonesia-Brasil Memburuk, Rugikan Dua Pihak

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk Brasil Toto Riyanto, memberikan keterangan pers seusai menggelar pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/2). Presiden menegaskan, Indonesia menarik Duta Besar Indonesia untuk Brasil hingga batas waktu yang belum ditentukan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Kajian Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Nazar Nasution, menjelaskan antara Indonesia dengan Brasil memiliki sejumlah kemiripan. Hal ini menandakan keduanya harus berhubungan dengan baik.

"K‎edua negara miliki potensi SDM atau jumlah penduduk yang besar," kata Nazar, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (‎26/2/2015).

Menurutnya, baik Brasil maupun Indonesia sama-sama memiliki jumlah penduduk diatas 200 juta jiwa. Kedua, Indonesia dan Brasil ‎juga anggota G20.‎ Selanjutnya, dua negara ini sama-sama negara berkembang yang ekonominya semakin maju.

Keduanya merepresentasikan dua benua, Amerika dan Asia. Kekuatan keduanya dinilai akan mampu mempengaruhi arah kebijakan internasional.

"Kami berharap kedua negara dapat saling memahami keadaan di masing-masing wilayah. Komunikasi bilateral antara kedua pihak harus berjalan dengan intensif. Hal ini akan mampu membuat kedua pihak dapat kembali harmonis," katanya.

Dirinya mengaku tak sependapat untuk memutuskan hubungan diplomatik seperti yang ditempuh Indonesia menghadapi Malaysia saat konfrontasi pada masa Sukarno tahun 1960-an. Pemutusan hubungan antara Indonesia dengan Brasil hanya akan merugikan kedua pihak.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini