News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Abraham Samad Tersangka

Abraham Samad Tersangka 'Rumah Kaca Abraham Samad'

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Abraham Samad tiba di Bandara International Hasanuddin, Makassar, Selasa (24/2/2105). Abraham Samad yang tiba pukul 10.45 WITA dengan sejumlah pengawal, disambut oleh tim advokasinya. Abraham direncanakan akan menghadiri panggilan proses pemeriksaan oleh Polda Sulsel, terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan Feriyani Lim beberapa waktu lalu. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan status tersangka pada Abraham Samad atas laporan dari Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M Yusuf Sahide, Kamis (22/1/2015) lalu ke Mabes Polri.

"Iya sudah tersangka (kasus rumah kaca). Sudah minggu lalu," ucap Wakapolri, Komjen Badrodin Haiti, Jumat (27/2/2015) di Mabes Polri.

Lalu ditanya lebih lanjut soal kapan agenda pemeriksaaan Samad di Bareskrim, Badrodin menjawab belum mengetahui.

Sementara ditanya lagi soal mana yang akan didahulukan penyidik, apakah kasus pemalsuan dokumen di Sulselbar ataukan kasus rumah kaca, Badrodin menjawab singkat.

"Sementara ini yang di Sulselbar dulu. Semuanya bisa saja dilakukan bersama-sama," katanya.

Untuk diketahui, Abraham Samad dipolisikan oleh Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M Yusuf Sahide, Kamis (22/1/2015) ke Mabes Polri.

Pelapor melaporkan Abraham dalam laporan itu, karena Abraham diduga kerap melakukan aktivitas politik, diluar ranah tupoksi KPK.

Bukti laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi No: LP/75/1/2015/Bareskrim, tertanggal 22 Januari 2015. Laporan didasarkan pemberitaan di media massa dan bersumber dari Blog Kompasiana berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad".

Artikel itu menyebutkan Abraham Samad pernah beberapa kali bertemu dengan petinggi parpol dan membahas beberapa isu termasuk tawaran bantuan penanganan kasus politisi Emir Moeis yang tersandung perkara korupsi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini