TRIBUNNEWS.COM - Tahapan pengembalian formulir bakal calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 periode 2026–2031 resmi ditutup pada Jumat (5/6/2026) siang ini.
Hingga batas akhir pendaftaran, panitia menerima berkas dari dua kandidat yang akan bertarung dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957, yakni Sari Yuliati dan La Ode Safiul Akbar.
Penutupan tahapan pendaftaran menandai dimulainya proses verifikasi administrasi yang akan menentukan siapa saja yang berhak ditetapkan sebagai calon ketua umum dalam forum tertinggi organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.
Koordinator Bidang Pendaftaran dan Verifikasi Mubes V Kosgoro 1957, Mascot Siregar, mengatakan kedua bakal calon telah menyerahkan dokumen pendaftaran sebelum tenggat waktu yang ditetapkan panitia.
Menurut panitia, berkas Sari Yuliati diserahkan pada Kamis (4/6/2026) malam, sedangkan dokumen La Ode Safiul Akbar diterima pada Jumat (5/6/2026) menjelang penutupan pendaftaran.
Meski demikian, panitia menegaskan seluruh dokumen masih harus melalui proses pemeriksaan dan validasi sebelum dapat dinyatakan memenuhi syarat.
"Seluruh pemenuhan syarat administratif dari masing-masing bakal calon masih dalam proses pemeriksaan," kata Mascot dalam keterangannya.
Tahapan verifikasi menjadi sorotan karena dalam beberapa hari terakhir muncul berbagai klaim dukungan dari peserta Mubes terhadap salah satu kandidat.
Panitia menilai klaim tersebut belum dapat dianggap sebagai kepastian hasil kontestasi sebelum seluruh dokumen dukungan diverifikasi.
Panitia juga menyebut pemeriksaan mencakup validitas dukungan peserta Mubes, kelengkapan dokumen administrasi, serta pemenuhan persyaratan lain yang telah ditetapkan dalam mekanisme Mubes V.
Baca juga: Kosgoro 1957 Bersiap Pilih Nahkoda Baru, Dua Kandidat Muncul Jelang Musyawarah Besar
Persaingan Menghangat Jelang Mubes
Kontestasi Ketua Umum Kosgoro 1957 memang mulai menghangat sejak akhir Mei lalu.
La Ode Safiul Akbar menjadi figur pertama yang mendeklarasikan diri maju dalam pemilihan ketua umum dan menyatakan ingin mengembalikan Kosgoro sebagai organisasi kader yang berakar pada semangat karya dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Beberapa hari kemudian, nama Sari Yuliati ikut meramaikan bursa calon ketua umum.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai Golkar tersebut mengambil formulir pendaftaran dan menyatakan kesiapan mengikuti kontestasi Mubes V Kosgoro 1957.
Baca tanpa iklan