News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

‎Anggota Baleg DPR Jelaskan Penyebab Turunnya Kinerja Legislasi

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Taufiqulhadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA‎ - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR asal NasDem Taufiqulhadi mengungkapkan penyebab menurunnya kinerja legislasi pada masa sidang IV tahun 2014-2015.

Pertama, ia menuturkan masa persidangan IV sangat singkat. Apalagi, ditambah dengan lima kali masa reses dalam setahun.

‎Taufiqulhadi menyarankan agar masa reses menjadi dua minggu agar kerja legislasi membaik. Pasalnya, masa reses selama satu bulan menyebabkan kurang optimalnya kinerja legislator.

"Belum juga utak-atik RUU, (tapi) sudah reses lagi, bayangkan saja sekali reses (lamanya) satu bulan. Hal ini karena pengaturan waktu yang buruk," kata Taufiqulhadi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Alasan lainnya, Taufiqulhadi mengatakan Baleg saat ini tidak dilengkapi dengan hak untuk mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU).
Ia mengatakan pencabutan kewenangan tersebut sering kali membuat anggota Baleg merasa tidak produktif karena semuanya sudah dibahas di komisi.

"Fungsi Baleg saat ini tidak seperti pada periode lalu karena sekarang hanya (bertugas dalam) harmonisasi RUU saja, tanpa ada hak untuk mengusulkan," katanya.

Alasan terakhir, Taufiqulhadi rapat komisi lebih banyak dihabiskan dengan Rapat Dengar Pendapat (RPD) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Manajemen waktu yang baik akan berimplikasi langsung pada kiner‎ja Taufiq tidak menampik kedua jenis rapat tersebut penting, namun kuantitas yang melebihi kebutuhan dapat memengaruhi fungsi legislasi sehingga anggota dewan tidak ada waktu untuk membahas RUU.

"Pimpinan (DPR) harusnya yang memperbaiki ini semua mulai dari masa kerja DPR supaya terjadwal dengan baik. Selain itu, kembalikan wewenang Baleg dalam pengusulan RUU supaya lebih optimal," kata Anggota Komisi III DPR itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini