News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilkada Serentak

Masyarakat Disarankan Tak Pilih Mantan Napi Korupsi Jadi Kepala Daerah

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengamat Hukum Tata Negara, Zainal Arifin Mochtar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pegiat antikorupsi dari Pukat UGM, Zainal Arifin Mochtar, menyerukan masyarakat selektif dalam memilih pemimpin di daerahnya saat Pilkada Serentak.

Jangan pilih mantan narapidana korupsi maupun yang diduga terlibat kasus korupsi, yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

"Sekarang ini lebih kepada kesadaran masyarakatnya. Kalau memang orang yang punya masalah dengan proses korupsi, lebih baik jangan dipilih. Ini tindakan preventif," kata Zainal di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).

Menurut Zainal, meski saat ini masih terdapat perbedaan tafsir batas hukuman terhadap mantan narapidana yang boleh ikut mencalonkan diri sebagai kepala daerah, tapi dirinya mewanti-wanti masyarakat lebih rasional dalam memilih. Terlebih mencegah lebih baik daripada mengobati.

‎"Dorong kesadaran publik untuk melihat bahwa orang yang sudah terpidana kasus korupsi, itu artinya sudah menghilangkan kapasitas mereka memimpin," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini