News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kontroversi Gafatar

Dianggap Menyimpang, Kenapa Banyak Orang Minat Gabung Gafatar?

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Logo Gafatar

TRIBUNNEWS.COM - Kelompok kepercayaan di Indonesia bernama Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar belakangan menjadi sorotan.

Di beberapa daerah, organisasi masyarakat yang gencar menjaring kader itu dikategorikan sebagai aliran sesat oleh kantor wilayah agama setempat.

Apa yang membuat kelompok tersebut tetap diikuti banyak orang?

"Kelompok ini menganut prinsip kasih sayang dan antikekerasan. Jika ada kelompok radikal, mereka (Gafatar) ini adalah antitesisnya," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Kompleks Mabes Polri pada Selasa (12/1/2016).

Anton menyebutkan, pengikut Gafatar ingin mengambil jalan pintas lantaran di organisasi itu, mereka tidak perlu menjalankan sejumlah peribadatan.

"Muslim, tetapi tidak perlu shalat, tidak perlu puasa, yang penting kasih sayang," lanjut Anton.

Terlebih lagi, di beberapa daerah, kelompok Gafatar juga menggunakan modus menggelar acara bakti sosial untuk menjaring umat.

Meski demikian, berdasarkan komunikasi Polri dengan Kementerian Agama, kelompok Gafatar dianggap menyimpang dari kaidah Islam.

Kendati dianggap menyimpang, kepolisian hingga kini belum memiliki catatan potensi gangguan keamanan yang ditimbulkan kelompok ini.

"Oleh sebab itu, polisi tetap waspada dan saat ini tengah memetakan di mana saja kelompok Gafatar ini berada," ujar Anton.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini