News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kontroversi Gafatar

Gafatar Pernah Gelar Pertemuan Besar di Surabaya, Tetapi Tertutup

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Logo Gafatar

"Dulu sekitar 50 orang dari anggota di sana membantu saya bekerja bakti membangun padepokan ini. Yang membuat saya salut, mereka tidak mau merepotkan saya. Mereka membawa makanan sendiri dari rumah," katanya.

Selain pertemuan di Surabaya, ia pernah juga menghadiri undangan komunitas itu di Jakarta untuk berorasi kebudayaan dan di Gresik untuk mengikuti bakti sosial di bidang kesehatan.

Djati mengaku, tak paham tentang isu yang menyebut bahwa aliran yang dibawa oleh Gafatar berbau radikal.

"Justru kalau saya lihat, mereka lembut sekali. Maka saya kaget mendengar kabar itu," tambah Djati.

Djati tak tahu pasti apakah komunitas tersebut berkembang di Kota Malang. Sejak pertemuan di Gresik yang digelar di tahun yang sama, ia tak pernah kembali diundang untuk menghadiri kegiatan itu.

"Mungkin mereka sebal sama saya. Soalnya waktu di Surabaya, saya menjadi orang yang mempertanyakan kenapa pertemuan digelar tertutup. Padahal, menurut saya saat itu, kalau niat pertemuannya baik, kan tidak perlu tertutup," ujarnya terkekeh. (aflahul abidin)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini