"Proses deradikalisasi gagal yang terjadi dendam kesumat kian marak dan menjadi kayu bakar terorisme," ungkapnya.
Fenomena ini perlu dicermati semua pihak.
Sebenarnya program deradikalisasi harus sejalan bersinergi dengan
program penindakan yang profesional.
Celakanya, masing-masing pihak di jajaran aparat keamanan cenderung mempertinggi egosektoralnya.
"Akibatnya pelaksanaan tugas di lapangan saling merugikan satu sama
lain," kata dia.
Ke depan, bangsa ini perlu pemimpin Densus yang berwawasan luas dan bisa mengendalikan anak buahnya di lapangan agar bertindak profesional.
Selain itu kendali BNPT yang mengakar ke seluruh unsur yang berhubungan dengan penanggulangan teror perlu ditingkatkan.
"Sehingga bangsa ini tidak hanya kebakaran jenggot saat aksi teror bom
meledak," ujarnya.
Baca tanpa iklan