News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ledakan Bom di Sarinah

Kisah Aiptu Suhadi yang Takut Disusul Teroris ke Rumah Sakit

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dari kanan Aiptu Suhadi, anggota Ditlantas Polda Metro Jaya yang ditembak pertama kali teroris Thamrin, Jakarta Pusat dan Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ini kisah Aiptu Suhadi yang sempat melepas semua atribut kepolisian di rumah sakit setelah ditembak teroris, Kamis (14/1/2016).

Ia pun melepas atribut lantaran menghindari adanya teroris lain yang menyusul dirinya.

"Pas di rumah sakit, saya langsung lepas atribut polisi, rompi, dan lain-lain," kata Suhadi di rumahnya, Jakarta Timur, Rabu (20/1/2016).

Suhadi menambahkan, situasi saat itu sedang tegang.

Ia takut teroris tersebut mengejar hingga ke rumah sakit.

Setelah melepas atribut, ia meminta perawat agar menyembunyikan atribut itu di tempat yang tidak terlihat.

"Saya juga bilang, kalau ada yang nyari polisi, bilang enggak ada," kata Suhadi.

Ia mulai merasa tenang saat dua orang anggota polisi dari Disaster Victim Identification (DVI) datang ke rumah sakit.

"Nah, saya mulai tenang," kata Suhadi.

Suhadi merupakan polisi yang pertama kali ditembak oleh teroris Thamrin. Ia tertembak di bagian punggung.(Kahfi Dirga Cahya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini