News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prahara Partai Golkar

Akbar Tandjung: Jangan Bikin Golkar Partai Serba Uang

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tokoh Senior Partai Golkar Akbar Tandjung (kanan) bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (tengah), dan Politisi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf (kiri) meninjau kelas saat acara pembukaan Sekolah Kepemimpinan Politik Bangsa di Akbar Tandjung Institut, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Sekolah politik bagi para aktivis organisasi kemahasiswaan tersebut akan diisi oleh 15 pemateri dari berbagai Tokoh Bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akbar Tandjung meminta kepemimpinan Partai Golkar mendatang jangan melulu dikaitkan dengan uang karena akan membuat partai lebih jatuh.

Pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar itu menanggapi wacana iuran Rp 1 miliar yang harus disetorkan calon ketua umum partai berlambang pohon beringin di Munaslub Golkar medio Mei nanti.

"‎Kalau dalam kepemimpinan akan diliputi dengan nuansa uang, citra kita di publik akan negatif. Kalau citranya merosot dan tidak diapresiasi publik maka akan berdampak pada eksistensi partai," kata Akbar di Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Akbar mengingatkan citra Golkar kadung menurun dan tidak lagi menjadi partai politik papan atas dalam kancah perpolitikan nasional. Malah, Golkar kini kalah peringkat dengan NasDem sebagai partai baru.

Ia mencela usulan iursan Rp 1 miliar karena tidak lazim. "Nanti ke depan untuk jadi Ketua DPD I harus kasih Rp 500 juta, DPD II Rp 200 juta. Jadi nanti kepemimpinan Partai Golkar meliputi uang," Akbar kesal.

Akbar sangat mendukung penyelenggaraan Munaslub Golkar. Ia mengusulkan untuk penyelenggaraan munaslub kader Golkar jangan malu untuk urunan sesuai kemampuan masing-masing, termasuk mencari tempat yang murah.

"Munaslub ini momentum untuk bangkit kembali raih posisi terhormat," tegas Akbar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini