News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2019

Harus Ada Mekanisme Baru Partai Politik Evaluasi Kadernya

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah anggota dewan mengikuti Rapat Paripurna terkait tax amnesty di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016). Rapat Paripurna tersebut mengesahkan RUU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) dan RUU APBN-P Tahun 2016 menjadi Undang-Undang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Bandung Muradi menilai belum ada mekanisme baru dari partai politik (parpol) untuk mengusung kader terbaiknya maju sebagai calon kepala daerah.

Dirinya menyoroti soal sistem penyaringan kepala daerah harus benar-benar diperhatikan oleh masing-masing parpol.

Muradi berharap, jangan sampai Parpol memberikan pembelajaran yang kurang baik untuk masyarakat.

"Harus ada mekanisme baru, dan ini harus menjadi evaluasi partai. Karena mekanisme ini menjadi penting, jangan sampai setiap anggota partai cacat moral," kata Muradi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Untuk itu dirinya meminta, parpol harus memberikan peringatan tegas kepada kader yang terlibat di kasus korupsi tapi juga di kasus lainnya, seperti tindak asusila harus memberikan sanksi tegas.

"Jangan hanya di PAW (Pergantian Antar Waktu) atau dipanggil saja, harus ada kejelasan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini