Dirinya pun berkomitmen untuk membangun perpustakaan terbesar di Asia Tenggara.
"Teman-teman kasih masukan ke saya, lalu saya tes di publik (wacana bangun perpustakaan). Daripada duit multiyears mubazir, kalau bisa (bangun perpustakaan) terbesar di Asia Tenggara. Anggarannya ada," katanya.
Namun, Akom menyayangkan sambutan masyarakat yang kurang setuju atas wacana pembangunan gedung perpustakaan tersebut.
Bukan malah didukung, DPR justru dikritik oleh masyarakat.
"Saya tidak menyalahkan publik, gagasan positif pun belum bisa diterima dengan baik. Begitu digebuki (dikritik), saya diamkan terus sampai sekarang," katanya.
Baca tanpa iklan