Semula mengatakan tidak akan memakai kendaraan politik karena mahal maharnya, ternyata memakai partai politik sebagai pengusung dan pendukungnya.
Relawan yang mengklaim telah mampu mengumpulkan 1 juta KTP ahirnya dijadikan hanya sebagai penggembira.
"Belum lagi ucapan nya terkait dengan Kota Surabaya yang menyebabkan Walikota Surabaya Ibu Risma dan masyarakat Surabaya tersinggung atas ucapannya dan lain sebagainya. Itu menunjukkan sebuah kepemimpinan yang tidak konsekwen dan konsisten atas apa yang dilakukan dan diucapkannya," katanya.
Baca tanpa iklan