News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aksi Terorisme di Tangerang

Sultan Tahu Cara Membunuh Polisi Setelah Chatting dengan ISIS

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tanda ISIS ditempelkan di pos Polisi yang menjadi lokasi penyerangan dengan senjata tajam terhadap anggota Kepolisian di Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (20/10/2016). Seorang pelaku teror melakukan penusukan terhadap Kapolsek Tangerang dan dua anggota satlantas Polres Tangerang yang sedang bertugas. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Tito mengemukakan, polisi bakal memperketat pengawasan dunia cyber. Sebab, tidak menutup kemungkinan perekrutan yang menyasar anak muda Indonesia dilakukan via online bakal terus berlanjut.

"Maka itu, sudah pasti perekrutan akan terus berlanjut. Untuk itu kami akan perketat hal-hal semacam ini tidak akan terjadi lagi," ujar Tito.

Dijelaskan juga oleh Tito, setelah sering main internet di warnet itulah perilaku Sultan mulai berubah. Ia jadi lebih pendiam dan tertutup.

Bahkan Sultan sempat kabur dari rumahnya yang berada di Desa Lebak Wangi RT 04/RW 02 No 71 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Keluarganya pun mencarinya dan akhirnya mengetahui keberadaannya.

"Dia ditemukan di Ciamis. Namun baru saja didatangi kakaknya, dia malah lari. Kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek setempat," ujar Tito. Ternyata, setelah dibawa oleh keluarganya, Sultan kembali melarikan diri. . (dik/Tribun)

Selengkapnya, Baca di Harian Warta Kota Edisi Sabtu 22 Oktober 2016

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini