Tindakan Irman yang memanfaatkan pengaruh pada Kepala Perum Bulog Djarot Kusumayakti dianggap bertentangan dengan kewajiban Irman sebagai Ketua DPD.
Irman menghubungi Djarot agar Perum Bulog mensuplai gula impor ke Sumatera Barat melalui Divisi Regional Perum Bulog Sumatera Barat.
Ia merekomendasikan perusahaan Memi pada Djarot sebagai pihak penyalur gula impor tersebut.
Merasa tak enak diminta tolong oleh seorang Ketua DPD, Djarot pun menyanggupi.
Djarot menghubungi Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Barat, Benhur Ngkaimi, agar memberi alokasi pembelian gula impor ke perusahaan Memi.
Baca tanpa iklan