News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Ahok

Pengunjung Pertanyakan Pendukung Ahok Bawa Ponsel Saat Persidangan

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana sidang Ahok yang ketiga di PN Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengunjung mempertanyakan tak diperkenankan membawa ponsel genggam yang dibawa saat sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sidang berlangsung di Auditorium Gedung D, Kompleks Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017) ini seluruh pengunjung sidang tidak diperkenankan membawa alat komunikasi.

Persidangan digelar pukul 09.00 WIB. Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi dari pihak pelapor yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum.

Saat itu, Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman tengah memberikan keterangan.

Pada pukul 10.35 WIB, terdakwa Ahok meminta izin untuk ke toilet.

Selanjutnya, ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto menyatakan sidang di skors lima menit.

Saat sidang ingin dilanjutkan, ada pengunjung sidang mengenakan kemeja berwarna putih masuk dengan membawa satu orang petugas kepolisian.

Kemudian, dia meminta polisi menindak pengunjung sidang dari pendukung Ahok untuk diambil telepon genggamnya.

Sebab, dia melihat pendukung Ahok yang mengenakan pakaian kemeja kotak-kotak bermain HP saat persidangan.

"Begini ya negara demokrasi? Kita (pengunjung pihak pelapor) seluruh HPnya diminta ditaruh di loker. Tapi ini banyak yang pada mainan HP," ujarnya ke polisi sambil menujuk pendukung Ahok.

Dua pendukung Ahok yang menggunakan kemeja kotak-kotak terbukti membawa HP ke dalam ruang persidangan, selanjutnya mereka terlihat ke luar ruangan persidnagan setelah diminta polisi untuk keluar.

"Ini kan NKRI, yang ini kok (pendukung Ahok) boleh bawa HP, kita nggak boleh disuruh dititip di loker. Seterah dah tuh gimana," kata pengunjung dari pihak terlapor.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini