News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Minta Politik Dipisahkan dengan Agama

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI Joko Widodo.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, TAPANULI TENGAH - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan masyarakat agar memisahkan politik dengan agama.

Hal tersebut diungkapkannya ketika mengunjungi obyek wisata religi pemakaman Mahligai Barus di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (24/3/2017).

“Jangan dicampuradukan politik dan agama,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan, jangan sampai karena persoalan Pilkada masyarakat jadi berseteru satu sama lain.

“Jangan sampai antarsuku, antaragama ada pertikaian, jangan," katanya.

"Tapi yang banyak memang gesekan kecil kita ini karena Pilkada. Bener ndak? Karena Pemilihan Gubernur, Pemilihan Bupati, ini harus kita hindarkan,” tambah Jokowi.

Peringatan yang disampaikan Presiden Jokowi tersebut mengingat Indonesia memiliki 714 suku.

“Kita punya 34 provinsi, 516 kabupaten kota, kita beda semuanya," katanya.

Ia pun mulai belajar soal bahasa daerah dan melafalkannya dengan hati-hati.

Contohnya saat ke Kalimantan Barat dirinya harus menggunakan sedikit bahasa dayak di awal pembicaraan.

"Tapi kadang saya sering baca karena takut keliru. Di bugis, papua juga sedikit-sedikit. Artinya kita ini bermacam-macam,” kata Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini