News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyidik KPK Diteror

5 Teror yang Pernah Diterima KPK: Dari Air Keras, Bom Hingga Santet

Editor: Wahid Nurdin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase

"Tapi, fakta-fakta terorizing itu memang sedang kami teliti lebih lanjut," kata Bambang di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).

4. Blak-blakan Antasari Azhar Soal Ancaman si Pembawa Pesan
Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar membuat pernyataan mengejutkan tak lama setelah ia dinyatakan bebas bersyarat pada 10 November 2016.

Untuk diketahui ia menjalani hukuman selama 18 tahun atas tuduhan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Rajawali Putra Banjaran, pada Februari 2009.

Pada pertengahan Januari 2017 ia membeberkan fakta baru seputar sosok pembawa pesan yang datang ke rumahnya.

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/1/2017). (Tribunnews.com/ Imanuel Nicolas Manafe)

Diberitakan Tribunnews.com, sosok yang diduga merupakan pengusaha media tersebut, mengantarkan pesan dari seseorang kepada Antasari yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua KPK.

Dalam pesannya, Antasari diminta untuk tidak melakukan tindakan hukum kepada seseorang.

Antasari menolaknya.

Namun, sosok pembawa pesan tersebut mengancam Antasari jika tidak mengabulkan permintaan si pembuat pesan itu.

"Nah, pak Antasari hati-hati," tutur Antasari menirukan perkataan dari sang pembawa pesan.

Benar saja, tidak sampai sebulan, Antasari pun dipidana atas kasus pembunuhan terhadap pengusaha bernama Nasrudin Zulkarnaen yang membuatnya dibui.

5. Novel Baswedan Disiram Air Keras
Selasa (11/4/2017) penyidik senior komisi pemberantasan korupsi (KPk) Novel baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal.

Kejadian tersebut sekitar pukul 05.10 WIB saat dirinya pulang melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan, jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dua orang yang melakukan penyiraman air keras ke wajah Novel Baswedan tersebut mengendarai sepeda motor dan langsung melarikan diri.

Saat itu, novel langsung dilarikan ke rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa gading guna mendapatkan pertolongan pertama.

Air keras tersebut menyebabkan bengkak di kelopak mata bagian bawah kiri dan bewarna kebiruan.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini