News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyidik KPK Diteror

Perkembangan Pemulihan Mata Novel Baswedan Meningkat

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dibawa dengan menggunakan kursi roda saat akan diterbangkan ke Singapura dari RS Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke rumah sakit di Singapura untuk menjalani perawatan lebih intensif usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah mengatakan, perkembangan kesehatan mata penyidik senior KPK Novel Baswedan terus mengalami peningkatan. 

Ada pertumbuhan jaringan kornea dan kemampuan dalam membaca huruf.

Hal itu terlihat dari empat jenis analisa terhadap mata Novel, yakni analisa langsung dua bola mata secara manual, tes kondisi mata dengan indikator warna melalui pemberian cairan kimia, pemberian eye drop, dan pengecekan tekanan mata.

"Pemulihan conjungtiva putih sudah menyentuh kornea. Namun untuk mata kiri belum ada perkembangan dari kemarin," kata Febri, melalui pesan singkat, Kamis (27/4/2017).

Menurut Febri, kemampuan penglihatan mata kanan Novel untuk membaca berada di level 6/7,5+2.

Artinya, Novel telah mempu membaca huruf kecil dengan sangat baik.

Sementara, tekanan mata kanan sebesar 18 dalam rentang batas normal antara 6-21.

Sedangkan untuk mata kiri, kondisi kornea mata Novel belum ada perkembangan.

Tekanan mata masih berada pada batas normal, sebesar 20 dari rentang batas normal antara 6-21.

"Ada garis putih yang muncul di selaput mata sebelah kiri (kalsium). Dilakukan pemberian obat tambahan untuk perbaikan ini," ujar Febri.

Selain itu, penglihatan mata kiri Novel untuk membaca sudah ada peningkatan dengan berada di level 6/18.

"Sudah ada peningkatan membaca namun melalui lubang kecil," ujar Febri.

Novel saat ini tengah menjalani pengobatan di sebuah rumah sakit di Singapura pasca aksi teror oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa (11/4/2017) dengan menyiramkan zat asam ke mata Novel.

Saat ini, Kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku teror.(Lutfy Mairizal Putra)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini