Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan memasuki hari ke 31 mata kiri Novel Baswedan masih dalam kondisi stagnan, belum sembuh sempurna dibandingkan mata kirinya.
"Hari ini dilakukan pemeriksaan pagi dan sore. Pada pemeriksaan pagi dilakukan pengetesan huruf dan angka. Mata kiri hanya dapat melihat huruf paling besar di sebelah kiri atas (100/30). Sedangkan penglihatan mata kanan bagus dan dapat melihat sampai ukuran paling kecil," ucap Febri di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Selanjutnya pada pemeriksaan sore dilakukan observasi terhadap dua bola mata Novel. Untuk mata kanan, pertumbuhan selaput kornea stagnan dari kemarin, terjadi inflamasi pada bagian tengah kornea namun tidak ada infeksi.
Untuk mata kiri, pertumbuhan yang sejak awal sangat lambat, dari hasil foto terlihat kondisi yang stagnan sejak kemarin. Tekanan mata sangat tinggi dan melewati batas normal, yaitu mencapai 31 (tekanan normal 16-21).
"Tekanan mata yang tinggi berpengaruh pada menurunnya kemampuan bekerjanya saraf mata yang jika dibiarkan berakibat pada berkurangnya kemampuan melihat," tegas Febri.
Untuk penyembuhan, dokter memberikan tambahan obat pengontrol tekanan mata dan dilakukan uji test darah untuk mengecek calsium dan potasium dalam darah.
Baca tanpa iklan