Kardus tersebut pun selanjutnya dibawa masuk ke dalam rumah Akil melalui pintu garasi.
Miko menceritakan, sebelum uang tersebut dibawa ke rumah Akil, bosnya sempat dua kali bertemu dengan seseorang di bilangan Kepala Gading, Jakarta.
Seseorang tersebut pun belakangan diketahui yaitu Bupati Empat Lawang, Budi Antoni.
Dalam pertemuan kedua, Miko mengaku sempat mendengar obrolan Budi yang mengaku kalah suara dalam Pilkada Empat Lawang kepada Muhtar.
Setelah pertemuan kedua, Miko mengantarkan Muhtar ke Bank BPD Kalimantan Barat dan membawa pulang dua kardus.
Miko kemudian melanjutkan bahwa kardus-kardus itulah yang kemudian disebut Muhtar sebagai paket ikan asin yang kemudian diantarkan ke rumah dinas Akil. (Tribunnews.com/Abdul Qodir/Kontan.co.id/Adinda Ade Mustam)
Baca tanpa iklan