News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Willis Canteen, Restoran Indonesia di Sydney Tutup Gara-gara Kasus Ahok

Penulis: Robertus Rimawan
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ahok dan isi timeline di twitter yang mengungkap Willis Canteen tutup

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah restoran milik orang Indonesia di Australia tutup setelah kasus Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merebak hingga berujung Ahok dipenjara.

Kok bisa? Ikuti kisahnya.

Kisah ini menjadi viral dan bikin heboh di Twitter beberapa hari lalu.

Chirpstory situs pengunggah tweet-tweet viral posting kisah ini.

Kisah dibagikan oleh akun I'm Just Budi @CumaSiBudi pada Sabtu (20/05/2017) lalu.

Berisi rangkaian tweet yang mengisahkan kebangkrutan restoran milik warga Indonesia di Sydney setelah posting di sosial media ujaran kebencian.

Berikut rangkaian tweet selengkapnya.

"Coba Google Willis Canteen Sydney, dimiliki oleh seseorang bernama Teuku Indra Utama."

"Dahulu, Willis Canteen terkenal krn Indonesian Cuisine yg enak & mantab."

"Pelanggannya banyak, restoran ini selalu ramai dikunjungi pelanggan."

Informasi di timeline twitter yang menjelaskan kondisi Willis Canteen

"Harga sekali makan disini pun relatif terjangkau (utk ukuran Aussie), AUD30, seharga sebungkus Djarum Super (sekitar 350rb)."

"Asem banget, harga Djarum Super segitu, padahal di warung Mbok Nah Godean cuma 20rb."

"Semua aman & damai, hingga Pilkada DKI dimulai, dan kampanye brutal menggunakan isu agama dimulai."

"Frasa kafir bunuh anjing dkk jd hal biasa."

"Awalnya, masih aman, hingga akhirnya Ahok kalah dan dipenjara."

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini