Menurutnya pernyataan Novel menimbulkan berbagai macam spekulasi.
Spekulasi dimaksud di antaranya tudingan Novel tersebut bertujuan mencari simpati publik. Ada pula, kata Masinton, yang beranggapan tudingan itu untuk merusak reputasi Polri di mata internasional.
Masinton mengungkapkan pernyataan kontroversial itu bukan yang pertama disampaikan oleh Novel.
Sebelumnya pernyataan serampangan Novel disampaikannya dalam Persidangan Tipikor yang menuduh beberapa nama-nama anggota Komisi III DPR menekan Miryam S Haryani sehingga mencabut keterangan di BAP kasus e-KTP. (tribunnetwork/coz/fer)
Baca tanpa iklan