News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Protes di Kedubes Myanmar, Aung San Suu Kyi Tidak Pantas Dapatkan Nobel Perdamaian

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah warga Rohingya bersama berbagai elemen Islam melakukan aksi terkait pembantaian warga Muslim di Myanmar, saat di DPRD Sumatera Utara, Medan, Rabu (30/8/2017). Pengunjuk rasa mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menekan pemerintah Myanmar untuk menyelesaikan masalah pembantaian masyarakat muslim Rohingnya. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa yang tergabung dalam Masyarakat Profesional bagi Kemanusiaan Rohingya melakukan aksi damai di Kedutaan Besar Myanmar, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam aksi ini, ‎mereka menyampaikan pesan agar Aung San Suu Kyi berusaha secara keras menghentikan aksi pengusiran dan pembantaian terhadap etnis Rohingya.

"Jika tidak bisa (menghentikan), Aung San Suu Kyi tidak pantas mendapatkan Nobel Perdamaian," kata Ichsan selalu koordinator, Jakarta, Sabtu (2/8/2017).

Baca: Wanginya Souvenir Akad Nikah Anak Buwas-BG

Selain itu, massa juga meminta negara yang tergabung dalam ASEAN untuk menekan rezim militer Myanmar agar menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya, serta berharap agar pemerintah Indonesia melakukan langkah diplomatik dalam menghentikan kekerasan di Myanmar.

"Pemerintah Indonesia dapat menerima para pengungsi Rohingya sementara waktu sambil mengambil langkah diplomatik," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini