News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyidik KPK Diteror

Novel Baswedan: Setelah 5 Bulan Mata Kanan Saya Insya Allah Bisa Kembali Normal

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyidik KPK Novel Baswedan menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa oleh tim penyidik dari Polda Metro Jaya, di KBRI Singapura, Senin (14/7/2017). Novel diperiksa terkait penyerangan yang menimpa dirinya pada 11 April lalu yang mengakibatkan mata kirinya cedera serius. TRIBUN BATAM/RIO BATUBARA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Novel Baswedan senang dengan kondisi matanya yang bisa kembali melihat.

Kabar tersebut berasal dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin (11/9/2017).

"Akhirnya, setelah 5 bulan mata kanan saya Insya Allah bisa kembali normal," kata Novel lewat pesanya kepada Dahnil Anzar kepada Tribunnews.com.

Baca: Masinton Pasaribu: PDIP Ingin Perbaiki KPK

Dalam pesannya itu, Novel Baswedan menjelaskan, Senin (11/9/2017) pukul 3.00 waktu Singapore, ia diperiksa Prof Donald Tan selaku ahli kornea mata.

"Hasilnya alhamdulillah sangat baik yaitu kulit kornea mata kanan saya sudah tertutup 100 persen," jelasnya.

Penglihatan Novel belum pulih benar, perkembangan mata kirinya setelah operasi sejauh ini masih dalam proses baik.

Baca: Peneliti PHSK Nilai Aksi Masinton Pasaribu Minta Ditangkap KPK Tidak Pantas

"Tentu semua ini karena Allah dan berkat doa bapak-bapak serta kawan-kawan sekalian...Jazakumullah khair," demikian pesan Novel Baswedan.

Sementara itu, Keluarga Novel Baswedan menggelar pengajian, di Jalan Deposito RW 10/08, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (11/9/2017).

Tujuannya, mendoakan dan meminta kesembuhan untuk penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Baca: Menkes Tunggu Hasil Klarifikasi Tim Terkait Meninggalnya Bayi Debora

Istri Novel, Rina Emilda, berharap dalam pengajian ini, Joko Widodo (Jokowi) selaku Presiden RI bisa turun tangan menangani kasus penyiraman air keras yang dialami Novel.

"Kami berharap penuh kepada Pak Presiden RI Jokowi, agar dapat menyelesaikan perkara ini dengan menunjuk TPF (Tim Pencari Fakta)," kata Rina di kediamannya, ketika diwawancarai awak media usai pengajian dan doa bersama.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini