News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ketika OTT Dicap Rasa Lokal, Ini Jawaban KPK

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memberikan keterangan saat konferensi pers terkait penangkapan operasi tangkap tangan (OTT) di Banjarmasin di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/9/2017). KPK menetapkan empat orang tersangka yang terjaring OTT di Banjarmasin yakni Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali, Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Andi Effendi dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Transis serta mengamankan Rp 48 juta terkait kasus dugaan suap persetujuan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Pemerintah Kota Banjarmasin kepada PDAM Bandarmasih sebesar Rp50,5 miliar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satgas KPK belakangan gencar melakukan OTT di daerah, mulai dari Pamekasan Jawa Timur, Bengkulu, Tegal, Batubara dan terakhir di Banjarmasin.

Adanya Operasi senyap yang dilakukan KPK ini dianggap beberapa pihak sebagai OTT "rasa lokal" terlebih barang bukti suap yang nonimalnya kecil.

Padahal kasus-kasus di KPK sendiri banyak yang belum tuntas.

Menjawab hal itu, Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta mengatakan OTT KPK yang menyasar di daerah bukan tanpa alasan, tapi memang karena adanya laporan dari masyarakat.

"Sekali lagi saya sampaikan bahwa informasi yang kami terima itu banyak sekali dari daerah. Kalau memang ada info dugaan korupsi pejabat di pemerintah pusat, tentu kami tidak lanjuti juga. Kami tidak pilih-pilih," tutur Alex, Jumat (15/9/2017) malam di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Alex menambahkan OTT yang dilakukan KPK murni dari informasi masyarakat dan bukti yang kuat, bukan atas dasar memilah-milah.

"Kalau memang bukti di daerah kuat, ‎ya kami mesti ke sana, tidak ada perbedaan. Ini semua semata-mata informasi dari masyarakat," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini