News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korupsi KTP Elektronik

Gamawan Fauzi Dicecar Terkait Pertemuannya Dengan Johannes Marliem

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Dalam Negeri 2009-2014 Gamawan Fauzi (sebelah diri) duduk dengan saksi e-KTP di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/10//2017).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri 2009-2014 Gamawan Fauzi dicecar Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pertemuannya dengan Direktur PT Biomorf Johannes Marliem di Padang.

Saat itu Gamawan hendak melantik gubernur Sumatera Barat.

Ketua DPRD Sumatera Barat Yul Teknil kemudian meminta waktu agar Gamawan bersedia bertemu.

"Saya pernah ada ketua DPRD, saya mau lantik gubernur. 'Pak saya minta waktu' kata ketua DPRD ke saya. ngapapin saya bilang? ini saya mau ke rumah sebentar. Saya sampai di rumah ada dua orang bule tapi saya tidak tahu namanya," kata Gamawan saat bersaksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/10/2017).

Bersama orang bule tersebut, turut pula satu orang berperawakan Tiongkok.

Gamawan kemudian mengaku langsung menyuruh pergi begitu mengetahui kedatangan orang tersebut terkait e-KTP.

"Saya idak ada urusan ini saya bilang. Pergilah," ungkap bekas bupati Solok itu.

Gamawan mengaku pertemuan tersebut hanya berlangsung sekitar 5-10 menit.

Gamawan mengatakan dia tidak tahu siapa nama tamu-tamu tersebut.

Bahkan sampai sekarang, Gamawan juga mengatakan tetap tidak tahu siapa orang yang perawakan Tiongkok tersebut.

"Enggak tahu. Amerikanya nggak tahu, Chinanya enggak tahu," kata Gamawan.

Jaksa Abdul Basir sempat menyebutkan ciri-ciri Johannes Marliem yakni berperawakan kecil.

Gamawan tetap mengaku tidak tahu. Sejurus kemudian, jaksa memperlihatkan foto Johannes Marliem. Gamawan menjawab tidak ingat.

"Saya tidak ingat karena saya tidak perhatian," kata dia.

Baca: Ke Bareskrim, Pengacara Setya Novanto Enggan Sebut Pihak yang Dilaporkan

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini