News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ujian Nasional

Kemendikbud Akan Gelar Ujian Nasional Perbaikan Pada Bulan Juli

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Konferensi Pers Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud terkait evaluasi ujian nasional, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai penyelenggaraan ujian nasional atau UN tingkat SMU dan SMK awal April lalu, kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang menyiapkan ujian nasional perbaikan.

Dikatakan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Bambang Suryadi penyelenggaraan UN perbaikan itu akan digelar Juli mendatang.

Baca: Populerkan Kuliner Indonesia, Buwas Promosikan Kopi Jenderal

"Ada ujian nasional atau UN perbaikan pada bulan Juli," kata Bambang di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).

Bambang mengatakan, perbaikan ujian nasional ini tak hanya dilakukan bagi siswa yang tak mencapai nilai standar yaitu 55.

Namun, juga untuk siswa yang ingin mencapai nilai lebih baik agar masuk perguruan tinggi pilihan.

"Seandainya sudah lebih dari standar (nilai di atas 55) itu tapi ingin jadi pembelajar sepanjang hayat tuntunan perguruan tinggi seperti Akmil, Akpol kita akan sediakan semua untuk melakukan perbaikan," kata Bambang.

Baca: Kemendikbud: Secara Umum Terjadi Penurunan Rata-rata Nilai UN SMU dan SMK 2018

Ia mengatakan UN perbaikan hanya berlaku bagi siswa SMU maupun SMK.

"Ujian perbaikan UNBK variasi soalnya banyak, hanya SMU, SMK sederajat, SMP tidak. Secara teknisnya bagaimana masih akan dibahas," kata Bambang.

Selanjutnya, ujar Bambang, pelaksanaan secara teknis masih akan terus dibahas dengan pihak-pihak terkait.

Baca: Ditemukan Bon Utang dan Selang Air, Bripda David Diduga Bunuh Diri di Dalam Mobil

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemendikbub Totok Suprayitno menegaskan ujian nasional ini bukanlah penentu kelulusan.

"Ujian nasional ini tidak menentukan kelulusan yang kedua kalau memang kirang ingin memperbaiki ada namanya UN perbaikan," tegas Bambang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini