TRIBUNNEWS.COM - Indonesia Berduka.
Rentetan bom bunuh diri terjadi tiga kali dalam dua hari (13 & 14 Mei) di Surabaya dan Sidoarjo.
Mirisnya para pelaku pemboman ternyata satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.
Menurut mantan teroris, Sofyan Tsauri terlibatnya anak-anak dan wanita dalam bom bunuh diri adalah hal baru di Indonesia.
Terorisme adalah jenis tindakan tak bermoral dan pengecut yang bertujuan mengacaukan keamanan.
Salah satu pengacauannya meledakkan bom di tempat umum.
Baca tanpa iklan