News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Sekjen PAN Kaget Partainya Diklaim Masuk Sekber Gerindra-PKS

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengaku kaget dengan klaim logo partainya masuk dalam Sekertariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKS.

Menurut Eddy hingga kini partainnya belum menentukan sikap politik terkait Pilpres 2019.

"Ya kita sesungguhnya juga kaget mendengar adanya pernyataan tersebut. Karena pertama, kita sebagai partai belum menentukan arah dan sikap politik kita untuk Pilpres 2019," kata Eddy saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (28/5/2018).

Baca: Tersangka Kasus Penyebaran Berita Hoaks Ujaran Kebencian di Bekasi Ditangkap

Eddy menambahkan, jika partainya diundang dalam pertemuan sejumlah partai, tentunnya akan hadir sebagai tamu undangan.

Baca: DPR Minta Klarifikasi Kemendagri Terkait E-KTP Tercecer

Hingga saat ini, Eddy menilai politik masih sangat cair untuk menentukan sikap politik Pilpres 2018.

"Kita belum menjadi bagian dari Sekber tersebut, dan beberpa waktu lalu ada pernyataan bahwa sudah ada logo PAN. Dan saya bisa pastikan sejauh ini logonya baru ada dua, Gerindra dan PKS saja," terang Eddy.

Baca: Diterkam Buaya Saat Mencuci, Jasad Desma Ditemukan Tenggelam, Kondisinya Mengenaskan

Eddy juga menyebut, partainya belum memutuskan untuk mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi Capres 2019.

PAN masih sangat terbuka untuk calon-calon untuk didukung dalam Pilpres 2019.

"Semuanya opsi terbuka, dengan pak prabowo terbukan, dengan tokoh - tokoh lainn terbuka. Pak gatot terbuka, politiknya masih sangat cair," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini