News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dua Mahasiswi IPB Buat Kagum Menko PMK Puan Maharani

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

Dua mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) ini membuat Menko Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Puan Maharani terkagum kagum.

Mahasiswi itu adalah Sila mahasiswi semester 6 jurusan Gizi dan Nisa mahasiswi Jurusan Nutrisi dan Teknologi Pakan. Meko PMK merasa kagum saat mengetahui Ipk kedua siswi tersebut.

Bagaimana tidak, dua mahasiswi IPB yang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) itu memiliki Ipk tinggi.

Sila memiliki Ipk 3,96 sedangkan Nisa memiliki Ipk 3,97

"Kalian (para mahasiswi yang hadir) kok pada surprise gitu mendengarnya, kalian enggak tau ya kalau mahasiswi IPB itu banyak yang Ipk nya tinggi, kalian (Nisa dan Sila) kok pinter bangetnya," ujar Puan Maharani pada acara pelepasan Mahasiswi KKN-T IPB, Selasa (10/7/2018).

Pada acara Penglepasan mahasiswa KKN-T IPB tahun 2018 dengan tema Pengembangan pertanian terpadu berbasis sumberdaya wilayah dalam meningkatkan ke mandirian pangan peningkatan ekonomi wilayah kelestarian lingkungan itu Puan Maharani pun menjelaskan tentang Bidik Misi (Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi).

Puan menyampaikan bahwa setiap tahunnya pemerintah terus meningkatkan target untuk peserta bidik misi.

Dalam kegiatan tersebut puan pun menanyakan manfaat dari bidik misi kepada dua mahasiswi berprestasi IPB.

"Iya sangat bermanfaat sekali, karena saya dari SMA sekolah di Bali saya sekolah dengan bantuan beasiswa, kebetulan pas kuliah ada program Bidik Misi dan saya ikut itu, karena saya dari keluarga yang bisa dibilang kurang, jadi saya harus mencari sesuatu yang bisa membuat saya bertahan tetap kuliaj tanpa harus memberatkan orangtua," kata Sila menjawab pertanyaan Puan. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini