"Rasanya cocok jika Pak Mahfud mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden. Selain mewakiki Islam moderat, sektor penegakan hukum menjadi salah satu prioritas. Radikalisme dan anarkisme kan timbul akibat penegakan hukum yang lemah. Nah Pak Mahfud diharapkan bisa memperbaiki sektor ini," ungkap Manulang disambut riuh tepuk tangan mahasiswa.
Baca: Ketua PGRI Sulsel Ngadu ke JK, Tahun Politik Guru Dijadikan Komoditi Politik
Sementara itu, usai diskusi, merespons santernya namanya masuk sebagai salah satu kandidat terkuat Cawapres Jokowi, Mahfud menyerahkannya kepada proses konstitusi dan proses politk yang ada.
"Saya tidak tahu menahu karena itu bukan kewenangan saya. Kita serahkan kepada mekanisme konstitusional saja," jawabnya singkat.
Baca tanpa iklan