News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Serahkan 7.000 Sertifikat Tanah Warga Bogor

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Jokowi menyerahkan 7 ribu sertifikat tanah di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (25/9/2018) pagi. TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI SULISTIYONO

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Presiden Joko Widodo menyerahkan 7.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Bogor di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (25/9/2018).

7.000 sertifikat tersebut terdiri dari 4 ribu sertifikat untuk masyarakat Kota Bogor dan 3 ribu sertifikat bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

‎Saat sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa setiap kunjungan ke daerah, masyarakat selalu mengeluhkan adanya sengketa lahan satu dengan lainnya.

"Ini karena dari 126 juta bidang yang harusnya bersertifikat, baru ada 46 juta tersertifikat pada tahun 2015, berarti masih kurang 80 juta yang belum sertifikat," kata Jokowi.

Baca: Tak Seorang pun Warga Menghampiri saat Jokowi Bilang yang Maju Tidak akan Dapat Sepeda

Masih banyaknya lahan atau tanah yang belum bersertifikat, dikarenakan Badan Pertahanan Nasional (BPN) pada saat itu setiap tahun hanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat‎.

"Saya hitung kalau hanya 500 ribu per tahun, nunggu 160 tahun kita untuk 80 juta sertifikat, bapak ibu mau nunggu 160 tahun?" tanya Jokowi yang disambut riuh masyarakat.

Agar program sertifikat tanah berjalan dengan cepat, Jokowi pun memberikan target kepada Menteri ATR Sofyan Djalil untuk mengeluarkan sertifikat pada tahun lalu sebanyak 5 juta dan hal tersebut tercapai.

Baca: Bermodal Gadget Sebarkan Program Prabowo-Sandi, Kubu Jokowi Siap untuk Pertempuran Udara

"Tahun ini 7 juta sertifikat harus keluar, tahun depan 9 juta sertifikat harus keluar, saya yakini ini bisa," ucap Jokowi.

‎Saat penyerahan sertifikat, Jokowi juga mengimbau kepada masyarakat agar sertifikat yang diterima segera diberi plastik dan difotocopy, agar tetap terjaga dengan baik.

‎"Kalau mau dijadikan agunan ke bank, tolong dihitung, dikalkulasi, bisa mencicil enggak setiap bulannya, kalau tidak bisa jangan (digadaikan). Kalau dapat dari bank Rp 300 juta, gunakan seluruhnya untuk modal kerja, modal usaha, modal investasi," kata Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini