News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pileg 2019

Dua Bulan Terakhir PSI Alami Peningkatan Elektabilitas

Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengungkapkan sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak Perda Syariah dan menentang poligami memberikan dampak positif. Berdasarkan Survei Charta Politika, PSI mengalami peningkatan elektabilitas dalam dua bulan terakhir.

Peningkatan elektabilitas ini, Yunarto menjelaskan karena PSI memiliki faktor pembeda dengan partai lain. PSI dianggap memberikan perhatian khusus pada segmen anak muda.

"Segmen anak muda selama ini belum pernah digarap secara serius dan khusus. Biasanyakan hanya menjadi bagian dari strategi marketing. Tapi partai ini (PSI) langsung menasbihkan dirinya menjadi partai anak muda," kata Yunarto kepada para wartawan, Kamis (17/1/2019).

Baca: Y-Publica: Elektabilitas PSI Terdongkrak Berkat Menolak Poligami

Faktor pembeda ini menguntungkan PSI yang secara demografi sangat besar jumlahnya. Umur 37, bisa sampai 84 juta atau 46 persen suara pemilih.

Yunarto menambahkan, sikap PSI yang berani juga menjadi faktor pendongkrak elektabilitas mereka. PSI katanya lagi mendapatkan dukungan dari golongan minoritas, pluralisme dan moderat.

"Posisi ideologi yang berani ditampilkan oleh mereka, terkait dengan pidato Grace terhadap perda syariah dan penolakan poligami, perlindungan pada perempuan. Inikan segmen-segmen yang biasanya oleh partai lain walaupun partai nasionao tapi sangat berhati hati. Nah PSI mengambil sikap yang berani, " ujarnya.

Berdasarkan Survei Charta Politika PSI mencapai elektabilitas 1,5 persen. Posisi ini jauh lebih tinggi dibandingkan Hanura, Partai Berkarya dan Partai Bulan Bintang yang masih berada di bawah 1 persen. Peningkatan elektabilitas PSI meningkat dalam dua bulan terakhir. Dimana pada Oktober, elektabilitas mereka baru 0,9 persen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini